Menu Click to open Menus
Home » Berita » PMI Kabupaten Bekasi : Mari Cegah Campak-Rubella Merajalela

PMI Kabupaten Bekasi : Mari Cegah Campak-Rubella Merajalela

(141 Views) August 22, 2017 7:29 pm | Published by | 2 Comments

 

Bekasi, publikjurnalistik.org – Sebagai wujud komitmen dalam proses eliminasi penyakit Campak dan Rubella (Measles and Rubella—MR) di tanah air, PMI Kabupaten Bekasi turut serta mendukung imunisasi berskala nasional bagi anak-anak berusia 9 bulan -15 tahun.

Secara umum, kegiatan ini dibagi menjadi dua tahapan. Tahapan Pertama dilaksanakan bulan Agustus. Yaitu pemberian imunisasi MR di seluruh sekolah yang terdiri dari sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak, SD/MI/sederajat, SDLB dan SMP/MTs/sederajat serta SMPLB.

Tahap selanjutnya diadakan bulan September. Pemberian imunisasi dilakukan di pos-pos pelayanan imunisasi lainnya seperti Posyandu, Polindes, Poskesdes, Puskesmas, Puskesmas pembantu, Rumah Sakit, dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

Ucu Surya Jingga, Kepala Markas PMI Kabupaten Bekasi mengatakan, pihaknya telah mengerahkan jajarannya guna menyukseskan rangkaian kegiatan tersebut.

“Setelah melalui workshop tingkat pusat dan daerah, PMI tidak bekerja sendiri. Juga mendorong masyarakat agar aktif dalam kegiatan ini. Total telah diterjunkan 30 Relawan PMI dan 300 relawan masyarakat yang dilatih guna memobilisasi masyarakat untuk kampanye MR. Relawan harus berasal dari wilayah setempat, sehingga dikenal baik oleh masyarakat, sehingga bisa memudahkan prosesnya. Semua sudah diberi (oleh PMI Kabupaten Bekasi) pelatihan memadai.” Kata Ucu menjelaskan.

Ucu mengatakan, PMI Kabupaten Bekasi memang diberi porsi untuk melakukan sosialisasi, pendataan, dan memotivasi masyarakat luas guna tercapainya target yang telah dicanangkan.

“30 Relawan PMI dan 300 relawan masyarakat tadi akan dikerahkan di daerah operasi PMI (Kabupaten Bekasi). Yakni, Serang Baru, Cikarang Barat, Bojongmangu, Pebayuran, dan Sukawangi. Nah nanti yang melakukan penyuntikan tetap dari puskesmas. PMI hanya mendampingi,”ujar Ucu.

Sampai berita ini diturunkan (22/8), pihaknya mengaku telah timbul sikap positif dari masyarakat luas dalam menanggapi adanya imunisasi MR ini.

“Memang ya tantangannya yaitu pemahaman yang masih bervariasi tentang imunisasi. Karena ada peralihan dari yang awalnya campak saja sekarang plus rubella. Tapi saya rasa sekarang mulai ada perubahan. Tadinya ada sekolah yang menolak. Mengatakan bahwa imunisasi itu dari segi agama haram. Sekarang imunisasi diperkuat fatwa MUI. Ada perubahan pola. Sekolah menjadi terbuka.”Ucap Ucu menutup.

Categorised in: , ,

2 Comments for PMI Kabupaten Bekasi : Mari Cegah Campak-Rubella Merajalela

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

'