Menu Click to open Menus
Home » Berita » Lebaran – Memaafkan dan Kemajuan Diri

Lebaran – Memaafkan dan Kemajuan Diri

(182 Views) July 15, 2017 7:07 pm | Published by | No comment

Untuk 5 orang khusus pembaca Publik Jurnalistik dan melakukan sharing di fb dan follow Fans page http://www.facebook.com/hipnoterapibekasi tercepat berhak mendapatkan FREE satu sesi Hipnoterapi.*
Selanjutnya SMS/WA ke 0816 143 5945
I.Hartaman C.Ht adalah hipnoterapis aktif bersertifikat menyelesaikan pendidikan hipnoterapis di lembaga Adi W Gunawan Institute Mind of Technologi dan pada saat ini masih aktif memimpin sebuah perusahaan PMA di Cikarang.
Http://www.ihartaman.com
http://www.facebook.com/hipnoterapibekasi
——————————————————————————————-
Lebaran –Memaafkan dan Kemajuan diri
Oleh. I Hartaman C.Ht

Momen yang sangat dinantikan oleh sebagian besar umat muslim adalah Iedul Fitri dikala sebagian besar keluarga handai taulan bertemu berkumpul saling bermaaf maaf an sambil bercengkrama dan melepaskan rindu. Keluarga perantau akan pulang ke kampung halaman mendatangi orang tua menembus berbagai rintangan perjalanan ,mengorbankan pikiran,tenaga,biaya terkadang juga hati demi memuaskan diri.

Menurut agama Islam di hari itu kita akan kembali menjadi manusia yang fitri bersih dari dosa yang terhadap Allah sebagai Yang Maha Kuasa dan hilangnya dosa terhadap manusia dengan catatan harus saling bermaaf an. Pada hari itu tidak akan rasa gengsi malu karena harus meminta dan memberi maaf kepada orang lain ,semua orang bersama sama melakukannya. Sedangkan Ditinjau dari teknologi pikiran memaafkan adalah kunci dari pelepasan emosi yang akan menjadi rintangan dan menghambat kemajuan diri sendiri.

Pada berbagai kasus yang pernah ditangani ternyata banyak orang berjalan di tempat tidak memperolah kemajuan diri disebabkan tidak memaafkan keadaan atau orang yang berinteraksi , pikirannya terus menerus terpaku pada situasi yang tidak terselesaikan sehingga menjadi bayang bayang yang menghantui pikiran menguras habis energy dan akhirnya tidak ada lagi kekuatan untuk maju.

Ternyata proses memberikan maaf tidak sesedehana ucapannya, harus di lakukan dengan sepenuh hati tidak cukup ucapan dibibir harus di lakukan sampai kepada lubuk hati terdalam sehingga tidak ada lagi ganjalan yang ada dalam pikiran bawah sadar.

Sebuah contoh ada seorang wanita yang menduduki jabatan sebagai Manager perusahaan Asing di Jakarta sebulan terakhir sangat tertekan dan inginnya marah marah, pekerjaan dirasakan sebagai beban yang terbawa sampai rumah suami dan anak adalah tempat menumpahkan kejengkelan nya tersebut. Dalam sesi terapi dapat diungkap kejengkelan, cemas, dan marah saat ini hasil penguatan rasa jengkel,marah ,kecewa ketika masih remaja. Tidak bisa menerima ,memaafkan diri sendiri atas keinginan ayah yaitu permintaan anak gadis nya untuk memakai jilbab/kerudung menjalankan tuntunan agama. Dalam diri gadis ini ada bagian yang ingin membahagikan ayah dan disisi lain merasa belum saatnya berkerudung sehigga menjadi konflik merasa kecewa dan jengkel pada diri sendiri atas kondisi ini, dan masalahnya tidak terselesaikan. Pada waktu lain 14 th yang lalu saat mengandung anak pertama,di sesi terapi pun diketahui bahwa ada kemarahan ,kekecewaan terhadap suami tidak mau mengambilkan bubur kacang dan tidak ada proses memaafkan.

Dua kasus yang tidak ada proses memaafkan ini menguatkan perasaan yang sama dalam profesinya sehingga dia sangat sulit untuk menyelesaikan pekerjaan dibayang bayangi perasan jengkel,marah,cemas takut tidak bisa menyelesaikan pekerjaan. Apa yang terjadi pekerjaan selalu belum terselesaikan karena energy digunakan hanya untuk memikirkan emosi tersebut bila kondisi ini terus berlajut bisa diprediksi karirnya akan terhambat. Setelah melalui proses terapi dengan teknik hypnosis proses pelepasan emosi dilakukan minghilangkan semua perasaan negative tadi dengan cara memaafkan, perasaanya menjadi plong tenang.

Berbagai ajaran agama selalu mengajarkan untuk memberikan maaf dengan berbagai cara atau acara keagamaan yang di selenggarakan dalam ajaran Nasrani ada pengakuan dosa agama Islam ada Iedul Fitri , pertanyaannya apakah kita akan melewatkan semua ini dan memperoleh kesempatan untuk mendapat kemajuan diri secara menyeluruh mental,spiritual dan materi ?

Semoga kita termasuk orang yang selalu memberikan maaf dan berani meminta maaf atas hilaf yang dilakukan.

———————
Untuk 5 orang khusus pembaca Publik Jurnalistik dan melakukan sharing di fb dan follow Fans page http://www.facebook.com/hipnoterapibekasi tercepat berhak mendapatkan FREE satu sesi Hipnoterapi.*
Selanjutnya SMS/WA ke 0816 143 5945
I.Hartaman C.Ht adalah hipnoterapis aktif bersertifikat menyelesaikan pendidikan hipnoterapis di lembaga Adi W Gunawan Institute Mind of Technologi dan pada saat ini masih aktif memimpin sebuah perusahaan PMA di Cikarang.
Http://www.ihartaman.com
http://www.facebook.com/hipnoterapibekasi

Categorised in:

No comment for Lebaran – Memaafkan dan Kemajuan Diri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

'