Menu Click to open Menus
Home » Tulisan Lepas » Stay Simple, Stay True

Stay Simple, Stay True

(612 Views) May 19, 2017 4:12 pm | Published by | No comment

STAY SIMPLE STAY TRUE
Oleh: Why

Terinspirasi dengan kalimat inspiratif di bagian depan kostum yang dikenakan kelas IX A Mts. Nurul Huda Cikarang Selatan, saat menuju Taman Safari Bogor, Selasa 16 Mei 2017. Seuntai statemen singkat  namun sarat makna. Benarkah demikian?

Esensinya, setiap manusia ingin sederhana dan dilingkupi kebenaran. Itulah naluri manusia sesungguhnya. Banyak jalan menuju koridor kebenaran, tentunya sesuai kapasitas. Stay Simple Stay True mengingatkan kita semua upaya menggapai kebenaran.

Di era digital ini, terkadang “saru” untuk memfilter informasi yang gentayangan di medsos. Sering sekali disuguhkan informasi yang relatif sulit ditangkap nilai kebenarannya. Berita hoax disuguhkan setiap detik. Banyak pihak menjustifikasi, dirinya paling benar di luar dirinya paling salah. Klimaksnya, saling menyalahkan, saling jegal dan menjatuhkan satu sama lain. Apabila terus terjadi, kiamat Sugro akan datang. Naudzu Billah.

Bagaimana kiat memfilter informasi yang simpang-siur tersebut?
Pertama , apabila menerima informasi hendaknya tabayun terrlebih dahulu. Men-check and recheck kebenarannya. Dibutuhkan sikap dan mindset integrated. Jangan sampai langsung direspon dengan emosional dan reaktif. Apabila tidak mengklarifikasi, alih-alih terjadi konfrontasi yang mengarah disintegrasi.

Kedua  tingkatkan pemahaman di segala bidang. Tentunya dengan upaya belajar dan belajar. Semakin intens pemahaman seseorang, kian bijaklah memahami persoalan. Bukankah kita semua adalah pembelajar? Dengan  belajar, akan ditemukan solusi terbaik melalui solusi alternatif. Terlebih masalah sosial, pasti dibutuhkan jawaban heterogen. Kita harus selalu ingat, di atas langit ada langit. Kita bukan orang hebat, namun hanya bagian kecil dari sub makro. Kita hanya secuil dari Universitas kehidupan ini.

Kembali pada tema di atas, ternyata kesederhanaan dalam berkata, bertindak dan berprilaku akan berorientasi kepada kebenaran hakiki.  Kendatipun kebenaran itu terkadang relatif, paling tidak mengarah pada nilai-nilai kebenaran. Sejak kapan kita berjuang mencapai kebenaran? Yah, mulai detik ini. Selagi ajal belum menjemput kita.

Share this...
Print this page
Print
Categorised in:

No comment for Stay Simple, Stay True

Leave a Reply