Menu Click to open Menus
Home » Tulisan Lepas » Andai Semua Malam Itu Nisfu Sya’ban

Andai Semua Malam Itu Nisfu Sya’ban

(311 Views) May 11, 2017 9:07 am | Published by | No comment

Andai Semua Malam Itu Nisfu Sya’ban

Subhanallah, kalimat Suci inilah bergemuruh di hati kita. Saat menjelang malam Nisfu Sya’ban. Benarkah demikian?

Yu,  kita telisik lebih mendalam. Tradisi orang tua kita berdasarkan pemahaman agamanya, setiap malam Nisfu Sya’ban selalu kumpul ngariung bongkok ngaronyok di masjid / musholla. Tidak “sari-sarinya” membanjiri Rumah Allah itu. Sungguh luar biasa greget Umat Islam, apabila motivasinya ibadah semuanya Sami’na Wa atha’na. Tradisinya, membaca Yasin 3 balikan dengan niat spesial, tanpa “telor lho”.

Ada apa sebenarnya Nisfu Sya’ban itu? Tampaknya memiliki daya magic dan energi positif luar biasa. Minimal bisa kita lacak dari beberapa sisi.

Pertama kesadaran beragama dalam momen memakmurkan masjid. Apabila hari biasa, kekuatan berjamaah Shalat di masjid kurang ghirrohnya. Terlebih saat Shalat Subuh, subhanallah luar biasa terkadang segannya bukan kepalang.Dingin merasuki, belum lagi ya ampiun malesnya. Termasuk saya, bila tidur relatif malam terkadang enggan menuju masjid.Memang harus ada perlawanan dahsyat!! Harapannya, Shalat Magrib dan Isya yang membludak di malam nisfu Sya’ban membawa _impact positif di malam lain. Bukankah Malam Nisfu Sya’ban hanya sekali dalam setahun?

Kedua, momen untuk mempersatukan umat. Kenapa tidak? Karena Nisfu Sya’ban ini masalah debatable. Satu pihak, ibadah ini terus digelorakan menjadi ritual “semi wajib”. Bisa kita amati, membludaknya jamaah shalat Magrib dan Isya. Betapa indahnya, bila malam Nisfu Sya’ban mengalirkan hingga spirit shalat subuh di malam itu. Sementara pihak lain tidak pernah mengadakan Nisfu Sya’ban. Semua umat dewasa. Bagi yang nisfu mangga, bagi yang tidak ya mangga. Insya Allah, semuanya benar pada jalanNya. Kita tetap berhusnu dzon.

Ketiga, malam Nisfu Sya’ban sebagai media bersyukur kepada Allah SWT. Kita diberi nikmat hidup hingga saat ini. Insya Allah, usia kita hingga menikmati bulan Suci Ramadan yang seakan sudah diambang pintu. Kekuatan suci bulan Ramadhan sudah terasa. Ramadhan kian dekat. Ingin rasanya hidup di bulan Ramadhan, mengukir ibadah terbaik.

Semoga saja, Malam Nisfu Sya’ban yang akan kita gelar malam Jum’at ini  membawa hikmah, sehingga amaliah kita terus meningkat kualitasnya. Harapan yang terus kita dambakan, semoga kita semua Husnul Khotimah. Demikianlah selintas goresan pena Al Faqir, harapannya menuai manfaat.

Jelaslah, andaikan semua malam Nisfu Sya’ban,banjir deh Masjid. Tantangan kita tetap terus memakmurkan masjid. Mulai kapan? Sejak Nisfu Sya’ban malam ini,  hingga diujung ajal kita.
Wallahu ‘Alam.

Kalenderwak, 11 Mei 2014 / Insya Allah 14 Sya’ban 1438 H.
Alfaqir
Muallaf Literasi

Categorised in:

No comment for Andai Semua Malam Itu Nisfu Sya’ban

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

'