Menu Click to open Menus
Home » Berita » PDAM Tirta Patriot Hentikan Sementara Produksi Air Bersih, Ini Penyebabnya

PDAM Tirta Patriot Hentikan Sementara Produksi Air Bersih, Ini Penyebabnya

(522 Views) January 3, 2017 9:01 pm | Published by | No comment

PDAM Tirta Patriot Hentikan Sementara Produksi Air Bersih, Ini Penyebabnya

Bekasi – Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Patriot Kota Bekasi, Jawa Barat, menghentikan sementara produksi air bersih kepada pelanggan menyusul pencemaran terhadap sumber air baku di sekitar Bendung Kali Bekasi. Air baku tercemar oleh limbah diketahui sejak Sabtu 31 Desember 2016 pukul 12.00 WIB dengan keterangan beberapa unsur kimia B3 (bahan beracun berbahaya) yang terdiri dari: Mangan: 0,942, Besi: 1,28, Nitrit: 0,046, Nit amonia: 1,68, Curver/tembaga: 0,52.

Sumber air baku PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi sendiri bersumber dari aliran sungai Tarum Barat Jasa Tirta II dan sungai Bekasi yang berada di lokasi titik pertemuan di pintu air besar Jl. Mayor Madmuin Hasibuan Bekasi Timur.

“Kondisi ini yang sangat memungkinkan terjadinya pencemaran limbah dari hulu aliran sungai Cikeas sampai ke sungai besar kali Bekasi (bendungan besar kali Bekasi) bahwa suplai air baku yang dihantarkan melalui jalan Veteran dan Jl. Kemakmuran /Jl Rawa Tembaga kemudian ke arah jl. Inspeksi air sampai ke jalan perjuangan bekasi utara tepat intakenya penyaluran ke lokasi pengolahan distribusi PDAM tirta patriot kota bekasi,” kata Uci Indra Wijaya Kabag Humas PDAM Tirta Patriot, Selasa (3/1/17).

Di samping itu, kata dia, secara fisika air baku yang mengandung B3 mengeluarkan bau anyir yang tidak sedap (banyak mengandung zat kimia berupa amonium) dari beberapa catatan yang masuk laboratorium internal PDAM TP sesuai standard air baku yang dapat dilakukan pengolahan terlalu tinggi kadar pencemarannya karena tidak sesuai dan jauh dari ketentuan yang diatur dalam permenkes nomor 416/Menkes/PER/IX/1990 tentang standard air bersih dan Permenkes nomor 416/Menkes/Per/2010 tentang standard air minum.

“Dalam rangka pengolahan bagian produksi pada waktu yang sama telah melakukan olah data dengan menguji sample uji lab bahan kimia yang dapat mempengaruhi parameter zat yang terkandung dalam air baku. Dilakukan juga penyesuaian formulasi agar dapat mengolah dengan kondisi air baku saat itu yang mengalami pencemaran limbah yang sangat berat,” katanya lagi.

Akan tetapi, dalam menjaga kontinuitas, kapasitas produksi berjalan normal agar masyarakat tetap terlayani suplai air bersihnya dengan kapasitas produksi tetap dan tidak dikurangi.

Pada pengolahan terdapat beberapa kendala untuk menghilangkan air berbau yang kemudian dilakukan penambahan zat sodium hipokloroid namun beberapa saat air menjadi kekuningan sama seperti apa yang dilaporkan masyarakat pelanggan bahwa air kelihatan kekuningan dan tampak keruh.

“Pada 1 Januari 2017 terjadi penurunan kadar limbah yang terdapat dalam air baku. Yang masuk ke dalam intake produksi namun tidak signifikan. Hanya kurang lebih penurunan mencapai +/- 10 persen dari hari sebelumnya,” papar Uci.

Sejauh ini Uci mengaku Tim Produksi berusaha maksimal namun masih sangat sulit mengurangi persoalan parameter zat yang terkandung dalam air baku karena ada sebuah proses secara fisika tentang air berbau yang tidak dapat hilang sampai ke pelanggan. Kemudian untuk zat yang terkandung dalam air baku lainnya masih berada di bawah ambang batas memenuhi syarat dalam proses produksi.

“Dengan melihat dan memperhatikan kondisi tersebut selama 10 tahun berdirinya PDAM TP terhitung 2 kali mengalami kendala yang sama. Sehingga kondisi limbah yang saat ini dihadapi sangatlah jarang terjadi,” lanjutnya.

Hasil lab uji PDAM TP, kata Uci akan dikoordinasikan dengan lab Dinas Lingkungan Hidup Pemkot Bekasi untuk ditindaklanjuti dan dilaporkan kepada walikota.

“PDAM Patriot Kota Bekasi sudah melakukan koordinasi dengan pihak PJT 2 maupun BPLHD kota Bekasi untuk mengatur rekayasa penyaluran air baku dari saluran atau sodetan palanta yang tidak tercemar oleh Kali Bekasi, sehingga diharapkan air baku yang akan diterima atau diproduksi oleh PDAM TP dapat beroperasi secara maksimal sehingga pelayanan kepada pelanggan dapat kembali normal,” tukasnya.

Sementara itu Sopandi Budiman, Kepala Dinas BPLH kota Bekasi menyatakan pihaknya sudah mengambil langkah-langkah antara lain Rekayasa Instalasi Pengairan untuk suplai air baku, kedua melakukan penelitian terhadap air baku yang berasal dari Kali Bekasi dan Cikeas dengan mengambil sample air, ketiga melakukan pengawasan terhadap Perusahaan yang membuang IPAL- nya ke Kali Bekasi. (dns)

Share this...
Print this page
Print
Categorised in:

No comment for PDAM Tirta Patriot Hentikan Sementara Produksi Air Bersih, Ini Penyebabnya

Leave a Reply