Reses III Politisi Golkar Rachmawati Sosialisasikan Program Kartu Sehat hanya dengan KK

Reses III Politisi Golkar Rachmawati Sosialisasikan Program Kartu Sehat hanya dengan KK
Bekasi Kota – Reses III anggota Komisi D DPRD Kota Bekasi Rachmawati, menggelar sosialisasi program Kartu Sehat di wilayah RT 02/04 Kelurahan Kayuringin, Bekasi Selatan, Jawa Barat, Senin (12/12).

Komisi D yang membidangi Ketenagakerjaan, Pendidikan dan Kesehatan, dalam kesempatan reses selalu menyampaikan dan mensosialisasikan program kesehatan, yang juga menjadi concern pemerintah kota Bekasi.

Rachmawati menyampaikan program kesehatan pemerintah kota Bekasi pada tahun 2017 kepada warga terkait mekanisme dan tata cara penggunaan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang hanya membawa Kartu Keluarga (KK) dan tidak perlu lagi harus ke RT dan RW.

Warga sangat mengapresiasi program pemerintah Kota Bekasi ini yang dinilai cukup memudahkan  masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan murah dan mudah.

Menurut Rachmawati warga sangat berharap awal Januari 2017 nanti mereka benar benar sudah bisa menggunakan Jamkesda serta berharap tidak ada lagi proses birokrasi yang panjang dan berbelit belit. Sosialisasi yang cukup massif sudah dilakukan oleh pemerintah kota Bekasi dengan mengumpulkan kader kader PKK dan Posyandu di 12 kecamatan se kota Bekasi, Rachmawati juga mengakui turut mendampingi sosialisasi pencanangan program Jamkesda tersebut, sebagai anggota komisi D yang memiliki fungsi pengawasan. Realisasi dan implementasi program Jamkesda tersebut menurutnya tinggal menunggu waktunya saja.

Lebih lanjut Rachmawati mengatakan sebanyak 30 lebih rumah sakit swasta di Kota Bekasi menurutnya sudah menyambut dengan baik program Jamkesda yang digulirkan pemerintah Kota Bekasi ini, bahkan pihak rumah sakit akan membantu warga yang tidak mampu dan belum mengetahui perihal program ini dan mengarahkannya kepada dinas terkait Dinkes untk dibuatkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

“Harapan saya sebagai anggota Komisi D DPRD bagi masyarakat Kota Bekasi untuk tidak lagi di persulit dalam mendapatkan layanan kesehatan dan berharap kepada seluruh rumah sakit swasta di Kota Bekasi sudah melakukan kerjasama dengan pemerintah Kota Bekasi dan tidak ada lagi penolakan terhadap pasien tidak mampu,” tutupnya. (Nis)