Menu Click to open Menus
Home » Tulisan Lepas » The teacher stories of Aksi Super Damai 212

The teacher stories of Aksi Super Damai 212

(530 Views) December 2, 2016 9:53 am | Published by | No comment

mister_irwan

Alhamdulillah hari ini Jumat (2/12/16), kembali berkesempatan untuk ikut bersama jutaan umat di Indonesia dalam aksi super damai bela islam jilid 3.

Aku bangun jam 03.00 WIB. Bergegas untuk menampung air. Jam segini air di kamar mandi belum mengalir. Jadi terpaksa menampung air dari luar. Setelah air cukup, aku langsung membersihkan diri. Tersadar kemarin ternyata aku belum mandi. Pulang dari sekolah kemarin sudah malam. Banyak tugas yang harus segera aku tuntaskan. Karna sudah berniat hari ini ikut aksi, maka akupun menuntaskan tugas2ku terlebih dahulu. Sehingga sampe rumah kemalaman dan mungkin aku terlalu penat sehingga ketiduran. Subhanallah segar sekali pagi ini.

Selesai membersihkan diri kusempatkan untuk shalat tahajud, Ya Allah kepenatan kemarin berangsur hilang. Semangat lagi pagi ini untuk turun dalam aksi bela islam jilid 3. Aku berangkat ke titik kumpul rombanganku. Tepat sampe di lokasi adzan shalat shubuh berkumandang. Satu per satu teman2 rombonganku pun berdatangan.  Kami menunaikan shalat shubuh berjamaah di masjid dekat lokasi kumpul.

Setelah shalat, kami menyempatkan diri sarapan pagi. Sarapan telah disiapkan ketua rombangan kami.  Selanjutnya kamipun bergegas untuk berangkat ke persimpangan perumahan tempat bus yang telah menjadwalkan untuk menjemput kami. Pada awalnya sebelum shalat shubuh ketua rombongan kami menyampaikan kalau beliau tidak jadi ikut. Beliau sakit kepala, dan khawatir vertigo beliau kumat. Kamipun meminta beliau untuk buy levitra uk zealand istirahat. Namun setelah sarapan, beliau meminta untuk menunggunya “sebentar saya ikut antum semuanya,” tuturnya. Kamipun terdiam, luar biasa, mungkin beliau bersemangat karna  melihat semua anggota rombangan kami hampir keseluruhannya ikut dalam aksi  kali ini. Sebelumnya di aksi bela islam jilid 2, rombongan kami yang ikut hanya beberapa orang saja. Tapi di aksi bela islam jilid 3 ini hanya 1 orang yang tidak ikut. Mudah2an beliau sehat dan kuat doaku dalam hati.

Setelah rombongan kami lengkap dan selesai sarapan kamipun berjalan menuju persimpangan perumahan tempat bus  yang akan mengangkut kami. Jarak nya lumayan jauh dari lokasi kumpul. Eh..belum jauh kami melangkah, seorang bapak2 datang menghampiri kami. Beliau menitipkan snack  untuk dimakan oleh peserta aksi. ” maaf saya sebenaranya ingin ikut, namun hari ini ada audit di kantor, jadi saya nitip logostik aja ya” tuturnya. “Oiya terimakasih pak, insyaallah nanti akan kami salurkan” jawab kami.  Lalu beliau bertanya “Bapak-bapak dijemput dimana ayo sekalian saya antarkan? ” “Di persimpangan pintu masuk GCC pak”, jawab kami. Kamipun diantarkan beliau sampai di persimpangan GCC. Subhanallah, pertolongan dan kemudahan Allah itu sangat nyata ya, kata seorang temanku.

Ia benar selalu ada kemudahan ketika hati itu telah terpaut. Aku teringat kejadian kemarin sore, salah seorang wali muridku mengirimkan pesan melalui WA, beliau menanyakan apakah aku akan ikut dalam aksi jilid 3 ini. Jika ia, beliau ingin menitipkan donasi  untuk kebutuhan kawan2 dalam aksi. Karna kemarin aku belum ijin dengan atasanku, maka aku info belum ijin. Dan beliau meminta diionfo jika sudah dapat ijin. Saat beliau mengirimkan WA  kebetulan tepat aku duduk bersebelahan dengan atasanku dan akupun langsung meminta ijin dan Alhamdulillah beliau mengijinkan.  Kukabari wali muridku dan akhirnya beliaupun memberikan sejumlah uang untuk kebutuhan aksi.

Sebelumnya di aksi jilid 2, kejadian yang sama juga aku alami. Tapi bukan dari wali murid yang sekarang aku ajar. Namun dari alumni wali murid yg 2 tahun lalu telah lulus. ” mr ini mamanya n**,  anak saya bilang kalau mr mau ikut aksi. Saya mau nitip uang buat bekal mr dan teman2 untuk jihad disana,tolong kirim no rekeningnya ya. Begitu WA yang dikirmkan ke saya, Allahuraman, aku sangat terharu sekali. Ya Allah banyak sekali orang yang peduli dengan aksi bela islam ini. Ya Allah catat kebaikan mereka Ya Allah. Mereka ikut dalam memperjuangkan kebenaran, memperjuangkan islam, Membela Al’Quran.

Share this...
Print this page
Print
Categorised in:

No comment for The teacher stories of Aksi Super Damai 212

Leave a Reply