Menu Click to open Menus
Home » Berita » Diharapkan Jadi Penyemangat Kerja, Upah Pesapon di Bekasi Akan Disetarakan UMK

Diharapkan Jadi Penyemangat Kerja, Upah Pesapon di Bekasi Akan Disetarakan UMK

(399 Views) December 1, 2016 10:18 pm | Published by | No comment

Diharapkan Jadi Penyemangat Kerja, Upah Pesapon di Bekasi Akan Disetarakan UMK
Pemerintah Kota Bekasi berencana menaikan upah para pesapon (petugas sapu jalan) di wilayahnya. Rencananya, upah mereka akan disamakan dengan besaran Upah Minimum Kota (UMK) Kota Bekasi sebesar Rp3,6 juta.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyampaikan, saat ini upah yang diterima para pesapon di Kota Bekasi hanya sebesar Rp2 juta perbulan. Tentunya, jumlah tersebut tidak akan cukup memenuhi kebutuhan para keluarga pesapon.

“Minimal upah mereka harus setara dengan besaran UMK 2017 di Kota Bekasi sebesar Rp3,6 juta perbulan,” ungkap Rahmat, Kamis (1/12).

Menurut Rahmat, peranan pesapon merupakan garda terdepan dalam menjaga kebersihan di Kota Bekasi. Para petugas kebersihan kota ini bekerja hampir tanpa kenal waktu. Mereka mulai bekerja di pagi buta ketika warga lain masih tertidur lelap. Di siang hari, mereka pun dituntut untuk menyapu jalanan kota di tengah sengatan matahari. Bahkan, di malam hari mereka pun harus mengangkut sampah-sampah yang sudah ditampung dalam karung untuk dibawa ke tempat pembuangan sampah yang sudah disediakan pemerintah kota.

Maka, kenaikan upah kerja ini diharapkan menjadi penyemangat kerja bagi para pesapon. Sehingga, jalan-jalan yang ada di Kota Bekasi lebih bersih dari sebelumnya.

Selain itu, orang nomor satu di Kota Bekasi ini mengaku akan menjamin kesehatan bagi para pesapon. Nantinya, 1.200 orang pesapon bisa mendapatkan layanan fasilitas berobat di 38 rumah sakit swasta di Kota Bekasi. “Pemerintah juga akan menjamin kesehatan mereka lewat kartu Jaminan Kesehatan bagi para pesapon, agar mereka juga bisa berobat ke RS swasta tanpa harus antri lagi di RSUD Kota Bekasi,” kata Rahmat.

Jaelani, pesapon yang bertugas di Pondok Gede ini mengaku bersyukur dengan rencana kenaikan upah yang digagas pemerintah. Selama ini, Ia mengaku kesulitan bertahan hidup dari upah sebesar Rp2 juta. “Tentu saja masih besar pengeluaran dari pada penghasilannya,” ujar Jaelani.

Untuk mencukupi kebutuhan hidup, kata Jaelani, istrinya pun berkerja sebagai buruh cuci. Sehinhga, dari upahnya bersama dengan sang istri bisa mencukupi biaya hidup dan sekolah dua orang anaknya.

Dengan adanya rencana kenaikan upah, Jaelani mengaku hal ini menjadi penyemangat dirinya bekerja. Apalagi, pemerintah pun mulai memikirkan kesejahteraan keluarga para pesapon dengan memberikan jaminan kesehatan. “Apalagi kesehatan kita sekarang dijamin, jadi tambah semangat,” tukas dia. (dns)

Share this...
Print this page
Print
Categorised in:

No comment for Diharapkan Jadi Penyemangat Kerja, Upah Pesapon di Bekasi Akan Disetarakan UMK

Leave a Reply