Menu Click to open Menus
Home » Berita » Nasib Topeng Monyet Yang Terpinggirkan

Nasib Topeng Monyet Yang Terpinggirkan

(1068 Views) August 6, 2015 11:11 pm | Published by | No comment

aatopeng_Cikarang, Publikjurnalistik – Topeng monyet merupakan salah satu hiburan dan tontonan untuk anak-anak. Tetapi Februari 2015 di Jakarta, Puluhan ribu topeng monyet dirazia dan dilepaskan ke Kepulauan Seribu, Jakarta.

Sekarang nasib topeng monyet terpinggirkan, tampil jauh dari keramaian kota Jakarta. Oman, salah satu pemilik topeng monyet yang ditemui kontributor Publikjurnalistik saat tampil di Perumahan Puri Cikarang Hijau, Karangasih, Cikarang Utara, Bekasi ( 5/8/2015 ) menjelaskan bahwa sekarang hanya muter di kota kota kecil agar tidak kena razia. Sumber penghasilan satu-satunya dari keliling kampung-kampung menampilkan hiburan topeng monyet.

“Sehari kami muter untuk tampil, hanya mendapatkan Rp 200.000 dipotong makan dan rokok,” ujar Oman. Padahal sebelumnya omzet yang didapatkan lebih besar saat ‘manggung’ di kota-kota besar, karena penduduknya padat.

Larangan topeng monyet dikarekan faktor kesehatan, dimana jika ada monyet yang terkenan virus bisa menyebar ke warga sekitar pemukiman kampung monyet. Di satu sisi topeng monyet untuk hiburan, di sisi lainnya ada virus yang bisa menyebar jika monyet sakit.

Masing-masing Pemerintah Daerah ( Pemda ) harus arif dalam mengambil keputusan menyangkut nasib para pencari nafkah dengan menampilkan topeng monyet karena alasan adanya penyakit/ virus. (zae/mk)

Tags: ,
Categorised in: ,

No comment for Nasib Topeng Monyet Yang Terpinggirkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

'