Menu Click to open Menus
Home » Edukasi » Broken Home Tak Membuat Megawati Patah Semangat

Broken Home Tak Membuat Megawati Patah Semangat

(1359 Views) March 6, 2016 7:50 pm | Published by | 2 Comments

Broken Home Tak Membuat Megawati Patah Semangat

Reporter : irwan

Broken Home Tak Membuat Megawati Patah Semangat
Mega Wati, seorang anak perempuan yg terlahir dari keluarga broken home sejak kelas 3 SD , kedua orang tuanya menikah lagi dan mempunyai kehidupan masing-masing, sehingga Mega di asuh oleh nenek dari pihak ayahnya. Meskipun broken home, Megawati tak pernah patah semangat.

Sejak itu pula sekolah nya di biayai oleh sang nenek, karena kakek telah tiada, Mega kecil yang ingin sekali tetap sekolah seakan memaksa nenek untuk bekerja keras, setelah tamat SD , Mega yang ingin sekali melanjutkan SMP memberanikan diri, untuk mendaftar sendiri tanpa membawa uang sepeserpun, dan Mega memilih sekolah yang memang khusus untuk orang kurang mampu, nenek pun tidak bisa menghalangi.

Suatu saat di kelas 2 SMP, Mega mulai berfikir dan merasa sangat kasihan melihat nenek, dan akhirnya, Mega mencoba mengajar ngaji iqro di salah satu TPA setelah pulang sekolah, dan honornya untuk membayar buku dan ongkos meskipun tidak bisa membuat dapur ngebul, setidaknya, Mega bisa mengurangi beban nenek walau hanya sedikit.

Lulus SMP di tahun 2009, Mega bertekad harus melanjutkan sekolah apapun caranya, kebetulan ada yg menawarkan beasiswa kembali, dan Mega sangat senang, lagi-lagi nenek pun tidak bisa menghalangi, karna kemauan Mega sangat keras dan nenek pun bisa di yakinkan bahwa, Mega bisa sekolah yang tinggi.

Tiga tahun di SMA bukan perjalanan singkat, Mega di sandingkan dengan anak-anak yang gaji orangtua nya besar, di antar jemput dengan mobil mewah, uang jajan yang banyak, sedangkan Mega harus jalan kaki sekitar 2 km dari rumah ke sekolah dengan uang saku lima ribu selama tiga tahun di SMA . Alhamdulillah dengan hasil kuli cuci nenek, Mega bisa lulus SMA tahun 2013.

Kuliah bak mimpi bagi Mega, nenek sudah tua dan tidak mungkin untuk jadi buruh cuci lagi, Mega memutuskan untuk bekerja sambil menabung untuk biaya kuliah, satu tahun berlalu dan akhirnya alhamdulillah, Mega bisa melanjutkan pendidikan, tapi suatu ketika pihak perusahaan tidak mengizinkan Mega untuk kuliah, jika nekat, Mega akan di keluarkan dari perusahaan, Mega tetap pada pendirian bahwa, Mega harus melanjutkan pendidikan, dan keluar dari perusahaan menjadi pilihan nya.

Pikiran semrawut karena harus membayar kuliah tapi tidak ada biaya karena berhenti kerja. Tapi Mega yakin, pintu rizky masih banyak yang belum di buka, dan sampai saat ini Mega masih tetap melanjutkan sekolah, dan alhamdulillah Mega di bantu oleh BPRS HIK CIBITUNG, salah satu bank permodalan syariah, melalui Rumah Zakat, sehingga bisa mengurangi beban nenek yang sudah mulai renta.

Allah sudah menyiapkan rizky berlimpah, Mega sangat yakin sekali bisa menjemputnya, pendidikan bagai makan, uang datang apabila kita mau berkreatif dan berprestasi, di usianya yang hampir menginjak 20 tahun ini memang belum bisa mempersembahkan apa-apa , tapi orang yang fii sabiilillah pasti berkah, kerja keras serta do’a tidak akan berdusta.

Kini, Megawati merupakan satu dari sekian mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam Haji Agus Salim (STAIHAS) Cikarang semester IV. (Mega/Irwan)

Share this...
Print this page
Print

2 Comments for Broken Home Tak Membuat Megawati Patah Semangat

  • Mukhofin says:

    Tambah semangat ya mega pada prinsipnya “Apabila kuat tekadnya maka akan Menemukan Jalannya’Insya Allah .Semoga kisah ini bisa menjadi referensi bagi muda/i untuk bagaimana menguatkan azam dalam menggapai impian…Allahu Akbar

  • Mega Wati says:

    Allohu Akbar …
    Semoga banyak anak yang bertekad lebih dari saya…
    Jangan menyerah akan nasib, jika mau merubah ke arah lebih baik niscaya Alloh sebagai jaminan.

Leave a Reply