Menu Click to open Menus
Home » Opini » Rajin Ibadah, Tapi Kok

Rajin Ibadah, Tapi Kok

(876 Views) February 27, 2016 11:26 am | Published by | No comment

Rajin Ibadah, Tapi Kok

pier-569314_640

Oleh: @jonru

Beberapa kali, saya bertemu DUA orang yang sangat kontradiktif karakternya:

Si A sangat rajin ibadah, shalat wajib selalu tepat waktu, ibadah-ibadah sunnah pun sangat rajin. Tilawahnya 2 juz perhari. Shalat dhuha tak pernah absen. Namun dalam bergaul, banyak orang yang tidak menyukainya. Dia mementingkan diri sendiri, tidak memiliki empati, tidak suka menolong, dan seterusnya.

Sedangkan si B, ibadahnya biasa saja. Bahkan kadang-kadang lalai shalat wajib. Namun dalam hal bergaul, dia asyik banget orangnya. Empatinya luar biasa, peduli pada sesama, ramah, bersahabat, pintar menyenangkan orang, dan seterusnya.

Kesalehan sosial, itulah yang dimiliki oleh si B, namun belum dimiliki oleh A. Si A hanya saleh ritual. Dia sangat bagus dalam urusan Hablum Minallah (hubungan dengan Allah), namun sangat buruk dalam urusan Hablum Minannas (hubungan dengan sesama manusia).

Islam mengajarkan kita agar hidup seimbang, termasuk seimbang dalam urusan dengan Allah dan sesama manusia.

Saya membayangkan seandainya si A dan B di-merger, dipersatukan menjadi satu orang saja, maka akan terlahir manusia baru yang baik dari segi Hablum Minallah maupun Hablum Minannas.

Namun karena itu tak mungkin dilakukan, maka mari BAYANGKAN saja:

Jika si A memperbaiki kualitas hubungannya dengan sesama manusia, maka saya yakin ibadah-ibadah ritualnya akan semakin dicintai oleh Allah. Sebab Islam tidak hanya menyuruh kita untuk rajin beribadah ritual. Islam juga memerintahkan kita untuk berbuat baik pada sesama manusia.

Dan jika si B memperbaiki ibadah ritualnya, maka saya yakin kualitas kesalehan sosialnya akan semakin luar biasa. Sebab saya percaya bahwa orang yang semakin mendekatkan diri kepada Allah, maka rasa cintanya kepada sesama manusia pun semakin besar.

Semoga tulisan ini bisa menjadi inspirasi dan intropeksi bagi kita semua, termasuk saya.

Jakarta, 25 Februari 2016
JONRU

Share this...
Print this page
Print
Tags: ,
Categorised in: ,

No comment for Rajin Ibadah, Tapi Kok

Leave a Reply