Menu Click to open Menus
Home » Tulisan Lepas » Virus Itu Bernama Digital

Virus Itu Bernama Digital

(867 Views) December 10, 2015 9:23 am | Published by | No comment

Virus Itu Bernama Digital

Saat ini anak-anak ber SMS dengan bahasa yang membingungkan, yang kini disebut alay. Mungkin anda akan berfikir bahasa alay masih bisa dibaca meskipun bikin mata dan otak bekerja keras.

Virus Itu Benama Digital

pada sebuah seminar di Kemang Village Jakarta, dilihatkan sebuah SMS yang hanya bisa dibaca dengan posisi HP terbalik. apa itu isi SMS ” Hai sayang, aku kangen nih, dah lama kita GA ML ( making love atau bersetubuh) mumpung bonyok lagi pergi, yo kita ketemuan.”

Saat ini anak-anak memasuki era digital. Banyak media elektronik yang mudah diakses anak-anak mengandung unsur pornografi.

Pornografi akan mendatangi anak-anak baik melalui TV, Komputer, Internet ,HP maupun Komik serta majalah

  • Saat ini program TV yang masih pantas ditonton anak-anak sangatlah sedikit. Lain dengan program pembodohan yang berisikan kekerasan, hantu dan pornografi. Jangan salah ikalan pun bisa menyesatkan,apalagi sinetron/film/anime Jepang atau korea, lama-lama anak-anak akan tercuci otaknya.
  • Konten vidio seks sangat mudah tersebar dengan melalui HP, kapasitas memori HP yang besar mudah untuk menyimpan file-file yang yang besar seperti vidio dan gambar-gambat porno yang sangan mudah disebarkan.
  • Komik hanyalah gambar kartun, tapi soal ceritanya tidak kalah hebohnya dari novel porno, karena didukung gambar-gambar didalamnya.

Apa tujuan dari semua ini :

  • Yang mereka inginkan anak-anak kita kelak bermental porno.
  • Supaya anak-anak kita rusak otaknya secara permanen dan hasil akhirnya adalah incest.
  • Sasaran meraka adalah anak-anak yang belum baligh, dan menjadi pecandu pornografi dan menjadi pasar potensial pornografi

Proses kecanduan dan akibat yang ditimbulkan akibat pornografi:

  • Didalam otak terdapat bagian yang disebut Pre Frontal Conex (PFC), ditempat itulah nilai-nilai moral, rasa tanggung jawab, perencanaan,kontol diri,emosi dan pengambilan keputusan dibuat. Dan akan matang ketika manusia berumur 25 tahun.
  • Seorang anak sekali mencoba kenikmatan semu, maka dirinya kebanjiran hormon dopamin. Akibatnya anak akan merasa senang dan didalam hatinya merasa bersalah.
  • Ketika anak merasa senang , ia akan terganggu didalamnya ketika ia akan membuat keputusan. Akibatnya keimanan akan terkikis dan bermental porno.

Saat ini orang tua sibuk bekerja dan jarang mendampingi anak-anaknya. Anak –anak besar bersama pembantu rumah tangga TV, game serta disibukkan dengan les, yang penting anak diam .Orang tua bagaikan Anjuangan Tunai Mandiri (ATM). Orang tua tidak hanya cukup menyekolahkan anaknya di sekolah berbasis agama,tetapi dirumah tidak menerapkan nilai- nilai agama tersebut. (sumber, Elly Risman,M.Psi. yayasan Buah Hati)

Anak adalah amanah dari Tuhan yang maha esa, kelak akan sebagai orang tua akan dimintai pertanggung jawaban terhadap anak-anaknya. (BW)

Share this...
Print this page
Print
Tags:
Categorised in:

No comment for Virus Itu Bernama Digital

Leave a Reply