Menu Click to open Menus
Home » Berita » Subsidi Listrik Tahun Depan Dicabut, UKM Resah

Subsidi Listrik Tahun Depan Dicabut, UKM Resah

(702 Views) November 1, 2015 6:42 pm | Published by | No comment

Subsidi Listrik Tahun Depan Dicabut, UKM Resah

Subsidi listrik bagi para pengguna listrik 450-900VA akan dicabut mulai tahun depan. PT.PLN menilai banyak sekali pelanggan yang terkena subsidi tidak tepat sasaran, yang seharusnya mampu menggunakan 1300kwh dengan tarif tanpa subsidi. Akan tetapi hal ini masih terus terjadi pro dan kontra, seperti DPR yang meminta PT Perusahaan Listrik Negara tidak mencabut subsidi listrik.

DPR yang diwakili oleh Ramson Siagian selaku anggota DPR komisi VII saat ada pada gelaran Energi Kita yang dilangsungkan oleh berbagai media di Jakarta pada hari Minggu 01 November 2015. Karena alokasi dana untuk subsidi istrik masih ada sebesar 38 Triliun, maka dari itu, Ramson meminta pemerintah dan PLN tidak melakukan pencabutan subsidi secara langsung.

Dan Ramson menambahkan bahwa harus ada persetujuan DPR dalam masalah ini, pemerintah, PLN dan DPR harus mendiskusikannya terlebih dahulu sebelum memberikan kebijakan. Yang tentunya harus ada penjelasan dari pemerintah kepada Komisi VII sebelum kebijakan pencabutan subsidi listrik di sahkan.

Hal ini menyangkut masyarakat pengguna PLN berdaya 450-900VA yang berjumlah hampir 23juta, sambung dari Tulus Abadi selaku Ketua YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia. Kami mendukung pemerintah dalam menhilangkan subsidi listrik terutama saat ini memang tidak tepat sasaran, namun tidak bisa secara langsung, hal ini harus dilakukan dengan bertahap.

Tentunya pencabutan subsidi akan berdampak pada UKM, dan berbagai usaha kecil lainnya. Hal tersebut akan berdampak pula pada perlambatan ekonomi yang bisa dibilang saat ini berada di level stagnan.

Edward pelaku usaha kecil dan menengah di Pasar Senen Jakarta Pusat mengaku resah jika hal tersebut terjadi. Dia merupakan salah satu pembuat bordiran di wilayah tersebut sudah mengeluh akan kenaikan bahan yang mencapai 20%, dan jika ditambah dengan pencabutan subsidi listrik, niscaya akan banyak sekali pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang akan gulung tikar.

Hal tersebut bisa terjadi karena bukan saja kenaikan bahan dan ongkos produksi, tapi akan berdampak juga pada karyawan yang minta kenaikan gaji, belum lagi inflasi yang masih tinggi tambah Edward. Banyak pengrajin bordiran seperti Edward yang sama dalam pemikirannya, dan berharap pemerintah tidak langsung mencabut, lakukanlah secara bertahap.

Categorised in: ,

No comment for Subsidi Listrik Tahun Depan Dicabut, UKM Resah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *