Menu Click to open Menus
Home » Berita » Mensesneg dan Menaker Tetap Tolak Pencabutan PP Pengupahan Buruh

Mensesneg dan Menaker Tetap Tolak Pencabutan PP Pengupahan Buruh

(912 Views) October 30, 2015 7:40 pm | Published by | No comment

Mensesneg dan Menaker Tetap Tolak Pencabutan PP Pengupahan Buruh

Jakarta, Publikjurnalistik – Hari ini, Jumat 30 Oktober 2015 para buruh kembali berdemo ke Jakarta, berkumpul di Bundaran Kuda menuju lingkungan Istana Negara. Mereka menginginkan pencabutan PP no 78 Thn 2015 tentang pengupahan. Sesampainya di Istana Negara, perwakilan buruh diterima oleh Pratikno sebagai Mensesneg dan Hanif Dhakiri selaku Menaker.

Namun perwakilan buruh menemui jalan buntu karena pemerintah tidak bisa mencabut PP tentang pengupaan tersebut. Hal tersebut disampaikan oleh Muhammad Rusdi selaku sekjen Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia atau KSPI kepada pers saat usai pertemuan yang dilangsungkan sekitar satu jam dari pukul 16.00. Rusdi dan 2 rekannya pun keluar dari lingkungan Istana dengan kekecewaan.

Hal tersebut dirasa wajar karena pemerintah sudah melakukan lobi lobi saat akan mensahkan PP pengupahan tersebut di Dewan Pengupahan. Diskusi di Dewan pengupahan tentu dihadiri oleh pemerintah, buruh dan pengusaha yang diungkapkan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Maka dari itu pemerintah tidak bisa mencabut PP tentang pengupahan dikarenakan sudah berdiskusi dengan melibatkan perwakilan buruh itu sendiri.

JK pun mengatakan bahwa diskusi tersebut hanya dilakukan oleh perwakilan saja karena tidak mungkin untuk mengundang seluruh buruh yang sedikitnya ada sekitar 1 juta pekerja dalam berdiskusi. Namun aspirasi dari perwakilan sudah ikut serta didengarkan, dan JK pun menambahkan tentang KHL atau Kebutuhan Hidup Layak tidak akan berubah secara signifikan sampai lima tahun mendatang.

Akan tetapi Rusdi tetap tidak akan menyerah dan akan terus berdemo apabila tidak ada pencabutan PP pengupahan tersebut serta member waktu pada pemerintah untuk berdiskusi lagi hingga pukul 18.00 tadi. Namun sudah terurai diatas bahwa pemerintah tidak akan mencabut PP tentang pengupahan, selain sudah didiskusikan saat berada di Dewan Pengupahan, pemerintah pun sudah menghitung KHL saat ini.

Dan sampai saat ini para buruh masih berada di depan Istana Merdeka, sambil duduk duduk di trotoar dan jalan sekiaran Monas. Dan dari pihak kepolisian pun masih berjaga jaga dan masih mengalihkan lalu lintas kearah lain agar tidak terjadi kemacetan. (*)

Share this...
Print this page
Print
Tags: ,
Categorised in:

No comment for Mensesneg dan Menaker Tetap Tolak Pencabutan PP Pengupahan Buruh

Leave a Reply