Ratusan Umat Islam Sragen Gelar Aksi Tolak RUU Haluan Ideologi Pancasila

Ratusan Umat Islam Sragen Jawa Tengah Mengelar Aksi tolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila, Jum’at (26/6/2020) .

Aksi yang dilaksanakan oleh Aliansi Masarakat Sragen Anti Komunis ( AMSAK ), Forum Umat Islam Sragen ( FUIS ) serta berbagai Ormas/Elemen Islam diantaranya Muhammadiyah, FPI Karang,Front Jihad Islam, Takmir Masjid Baluwarti, Laskar Ummat Islam Surakarta dan berbagai Elemen Masarat lainnya. Aksi yang dilaksanakan di Alun-Alun Kabupaten Sragen Tersebut diikuti lebih sekitar 750 orang.

Massa Bakar Bendera PKI

Selain mendegarkan orasi yang disampaikan oleh berberapa Tokoh Ormas Islama,Ulama serta Ustad, Massa Juga melakukan pembakaran bendera PKI sambil meneriakan Ganyang PKI…,Bakar PKI… , Sekarang Juga.

Aksi dimulai dimulai sekitar jam 13:00 dan berakhir sekitar jam 15:00 dijaga oleh ratusan aparat gabungan kepolisian serta TNI ini berjalan dengan tertip. Dalam Aksi tersebut dibacakan Pernyataan Sikap Bersama Forum Umat Islam Sragen dan Aliansi Masarakat Sragen Anti Komunis,berikut isi pernyataan sikap tersebut.

PERNYATAAN SIKAP FORUM BERSAMA UMAT ISLAM SRAGEN DAN ALIANSI MASARAKAT SRAGEN ANTI KOMUNIS

  1. Menolak RUU HIP ( Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila ) yang diinisiasi oleh DPR RI dan mendesak Pimpinan serta seluruh Fraksi-Frakai di DPR RI untuk menghentikan pembahasan RUU HIP tersebut serta mengeluarkan/mencabut RUU HIP dari PROLEGNAS.
  2. Mendukung penuh dan siap mengawal MAKLUMAT Dewan Pimpinan Pusat Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) dan Dewan Pimpinan MUI Provinsi Seindonesia yang antara lain mendesak/menghentikan pembahasan RUU HIP.
  3. Meminta dan mendesak aparat penegak hukum untuk menegakan dan melaksanakan Undang-Undang Nomor 27/1999 tentang perubahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana ( KUHP ) yang berkaitan dengan kejahatan keamanan Negara khususnya pasal 107a, 107b, 107c,107d dan 107e terhadap oknum-oknum pelaku makar terhadap pancasila.
  4. Mengajak seluruh komponen bangsa, tokoh agama, tokoh masarakat, aktifis yang setia pada NKRI untuk mewaspadai dan menolak,melawan, gejala munculnya PKI gaya baru di negeri tercinta Indonesia. Karena sejarah telah mencatat dua kali pemberontakan PKI yang menimbulkan luka mendalam di hati rakyat Indonesia.
    ( Fikri )