Ratusan Driver Ojol Solo Raya Gruduk Balaikota Surakarta

Solo, publikjurnalistik – Ratusan Driver Ojol Solo Raya yang terdiri dari sejumlah perusahan Transpotasi online yakni Maxim,Grab serta Gojek hari ini ( 17/6/2020 ) mendatangi balai kota Surakarta, sejak pagi mereka sudah berkumpul di Pendhapi Gede, Kompleks Balaikota Surakarta.

Ratusan Driver Ojol Solo Raya Mendatangi Balaikota bukan untuk unjukrasa atau berdemontrasi melainkan untuk melakukan Rapid Test Covid-19 yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Pemkot Surakarta. Jumlah pengemudi ojol yang mencapai sekitar 150 orang. Mayoritas 70 persen di antaranya mereka adalah driver ojol roda dua.

Tujuan dari Rapid Test ini adalah mendeteksi lebih dini potensi penularan Covid-19. driver ojol di Solo termasuk pekerja berisiko tinggi karena kerap mengangkut penumpang yang bisa jadi berasal dari zona merah Covid-19. 

Driver Ojol Sambut Antusias

Menanggapi Rapid Test yang dilaksanakan Oleh Dinas Kesehatan Surakarta fikri Driver Maxim mengatakan bagus sekalian untuk mengecek kesehatan driver supaya pada saat kita bekerja lebih aman dan tidak khawatir karena driver kontak langsung penumpang sehingga kemungkinan berisiko tentunya ada.

Harapan tentunya hasil dari Rapid Test ini negatif sehingga dapat terus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup,selain itu dia berharap kondisi Indonesia cepat pulih serta normal kembali. Hal serupa juga disampaikan oleh driver yang bernama Sukno Dari Grab ,dia mengatakan Covid-19 ini sangat mempengaruhi pendapatnya, sebelum Covid-19 pendapat kotor sehari rata-rata bisa Mencapai 200 ribu sedangkan pada saat ini untuk mendapatkan 50 ribu saja cukup sulit. Berkurangnya pendapatan Driver ini sangat berat bagi driver,karena selain untuk memenuhi biaya kebutuhan pokok para driver juga harus membayar sekolah anak,membayar cicilan motor,belum lagi kebutuhan lainnya. (Kiki)