Kedatangan Dewan Provinsi Fraksi PKS Faizal Hafan Farid, Warga Sukatani Titipkan Beberapa Hal

Di agenda hari ketiga Jaring Aspirasi Masyarakat, Reses I Tahun Sidang 2019-2020, anggota Dewan Provinsi Jawa Barat dari Komisi II Fraksi PKS, H. Faizal Hafan Farid, SE, M.Si menemui warga Kp Kaliabang, Sukamulya, Sukatani, Rabu (3/12/19) bakda Dhuhur.

Kedatangan pak dewan disambut dengan lantunan Sholawat tim hadroh di atas panggung, satu-persatu masyarakat bergantian menyalami beliau dan menyapa dengan hangat.

Kegiatan diawali dengan tilawah Al-Qur’an dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara bersama-sama, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, baik dari panitia maupun dari para tokoh dan pejabat desa.

Ada beberapa hal yang disampaikan masyarakat Sukatani terkait permasalahan yang ada di wilayahnya, diantaranya terkait penyempitan dan pendangkalan sungai yang berimbas banjir, alih fungsi lahan sawah, susahnya mencari kerja, dilema pemakaian BPJS dan maraknya bank emok yang mencekik.

Saeful Anwar, tokoh pemuda eks karyawan pabrik, pada kesempatan tersebut juga menyampaikan harapan dan pertanyaan kepada dewan.

“Karena bapak kebetulan dar Komisi II yang membidangi pertanian dan peternakan, kami ingin mimpi untuk menjadi peternak ikan jad kenyataan pak, kami butuh pendampingan selain modal usaha, karena minimnya ilmu yang kami miliki, beternak jadi kurang berhasil,” keluhnya.

“Selain itu tolong tunjukkan kepada  kami, bagaimana caranya supaya dapat bantuan bibit atau semacamnya, sehingga kami-kami ini tidak jadi pengangguran, maklum pak nyari kerja susah, meski Bekasi dikenal dengan Kota Industri dengan pabrik dimana-mana,” lanjutnya penuh harap.

Menanggapi permasalahan yang kurang lebih sama dari beberapa titik reses, Fazal Hafan Farid bertekad untuk membawanya ke forum sidang pasca reses.

“Masalah-masalah yang dihadapi masyarakat kurang lebih sama, seputar iuran BPJS, pengangguran dan Bank Emok, juga alih fungsi lahan sawah produktif. Inilah pentingnya dewan turun ke masyarakat, sehingga kita bisa interaksi langsung dengan mereka, mendengarkan aspirasi dan keluh-kesah mereka,” katanya.

Faizal juga berjanji akan berusaha menyampaikan dan mengawal permasalahan utama yang ada di kalangan masyarakat desa.

“Aspirasinya akan kami sampaikan di forum dewan, kita belum bisa menjanjikan karena perlu proses dan banyak hal menjadi pertimbangan. Namun pada prinsipnya, karena kita wakil mereka kita akan berusaha secara maksimal untuk mengawalnya, mudah-mudahan bisa goal,” tuturnya.