Rumah Baca Ibnu Sina Kp. Ketawa Butuh Buku Referensi

Di era digital seperti sekarang sosok yang namanya buku semakin tersisih oleh teknologi. Bahkan minat membacanyapun semakin berkurang. Untuk itu pemuda-pemudi Kampung Ketawa menginisiasi mendirikan Rumah Baca Ibnu Sina. Yang merupakan tempat menggali ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat menuju sumber daya manusia yang unggul. Nama dari rumah baca tersebut terinspirasi oleh sosok ilmuwan kelahiran dari Persia yang produktif dalam menulis yaitu Ibnu Sina.

Sebagian masyarakat kampung ketawa bekerja menjadi petani diantaranya yaitu sebagai peternak kambing etawa sehingga dijuluki Kampung Ketawa. Mereka juga berkebun, berdagang dan aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.

Dari observasi di atas maka Rumah Baca Ibnu Sina membutuhkan buku referensi seperti buku tentang pertanian, perkebunan, perdagangan, masak memasak, buku cerita dan sosial kemasyarakatan. Dengan harapan hadirnya buku-buku tersebut membantu nutrisi pengetahuan bagi masyarakat Kampung Ketawa. Karena dengan berbagi buku sama saja berbagi ilmu. Dengan adanya buku-buku tersebut pemuda-pemudi Kampung Ketawa akan melakukan gerakan sehari membaca dengan tujuan membudayakan masyarakat selama 15 menit dalam membaca.