HIMAPINDO Inisiator Pembangun Peradaban Ekonomi Mahasiswa Indonesia

HIMAPINDO INISIATOR PEMBANGUN PERADABAN EKONOMI MAHASISWA INDONESIA

“Menjadi Pengusaha sebelum Sarjana”

Oleh :
Budiyanto, S.Pi
Ketua Umum
Himpunan Mahasiswa Pengusaha Muda Indonesia

Mahasiswa merupakan agen perubahan di negeri ini. Dari zaman ke zaman, ditangan mahasiswa lah segala bentuk awal perubahan sosial dan politik di negeri ini, sehingga mahasiswa selalu menjadi kiblat pergerakan yang tidak bisa dinafikan lagi. Kebanyakan mahasiswa Indonesian, membangun peradaban bangsa selalu dimulai dari pergerakan sosial dan politik, belum dari sisi yang lain sehingga output nya hanya kuat dalam sisi politik dan kurang kuat dari sisi yang lain.

Dalam kekinian zaman Milenial, perlu adanya sebagian mahasiswa Indonesia membangun paradigma baru, yang juga harus kuat dari sisi yang lainnya. Dalam sisi philosopi kemajuan bangsa, bahwa kemajuan bangsa Indonesia bukan hanya cukup ditopang olah pilar politik tetapi juga harus dibangun pilar ekonomi dan juga pilar kebangsaan lainnya.

Kebanyakan masyarakat Indonesia, secara budaya dan pemikiran bahwa yang namanya sekolah, baik tingkat Dasar, menengah, atas bahwakan pendidikan tinggi setingkat Sarjana S1, S2 dan S3 outputnya adalah mempersiapkan diri untuk bekerja, bekerja kepada orang lain dan bekerja untuk kemajuan institusi lain. Masih sangat jarang, bahkan dari sisi komunikasi publik, hampir semua orang yang namanya sekolah semua berfikir untuk bekerja, bekerja dan bekerja. Tidak pernah terpikirkan secara konseptual dan kolegial bahwa kita sekolah tinggi bukan hanya untuk bekerja tapi justru untuk bagaimana caranya menciptakan lapangan pekerjaan.

Himpunan Mahasiswa Pengusaha Muda Indonesia (HIMAPINDO) hadir dan kemudian terus berkembangan di kampus2 diseluruh pelosok negeri untuk memberikan konsepsi, paradigma baru dan juga energi positive bagi Mahasiswa Indonesia agar secara kolektif kolegial mampu berfikir, bertindak dan bermanuver cepat bagaimana menjadikan dirinya menjadi Pilar Ekonomi Bangsa dengan mempersiapkan dirinya “Menjadi Pengusaha sebelum Sarjana”.

Himapindo yakin, dengan historical yang kuat dimana dan kapanpun, selama mahasiswa bergerak massive, konstruktive dan creative maka, kemampuan intelektual mahasiswa untuk menjadikan dirinya pilar pembangunan bangsa dari sisi ekonomi pasti terwujud.

Apa yang dilakukan mahasiswa Indonesia hari ini, adalah langkah kongkrit bagaimana mempersiapkan generasi yang penuh harapan yang mampu “membangun peradaban ekonomi Indonesia yang berdaulat dan mensejahterakan”.

Budiyanto bersama Abdul Aziz, Rokhmin Dahuri, Sabah Saparian, Marjanu Priambodo, disokong penuh para aktivis Himpunan Mahasiswa Manajemen Indonesia (HMMI) Eeng Heryono, Eko Prasetyo Supon, Dwi Galih Setiawan, Suhendra, Batistuta, Lutfia, Amalia Aziz, Sri Hacici dan juga profesional lainnya Mohammad Kadir, Sifa Mulya Nurani, Adam Damiri, Teguh Yasin Wibowo, Triatno, Yana, Dian Rahmawan, Damanhuri dan banyak lagi yang lainnya bertekad untuk turut serta ambil bagian menanggung beban roda kemajuan ekonomi Indonesia agar mencapai Indonesia Emas 2024, satu Abad Indonesia Merdekat menjadi Puncak Peradaban Indonesia dan menjadikan Indonesia Pusat Ekonomi Dunia yang sejahtera rakyatnya, aman sentosa negaranya, kondusive politiknya dan terjaga semua kekayaan sumberdaya alamnya.

Silaturahmi Nasional Himapindo Ke-1 yang akan dilaksanakan pada tanggal 11-14 Oktober 2019 di Kampus Universitas Pelita Bangsa Cikarang Kabupaten Bekasi Jawa Barat merupakan salah satu perwujudan kongkrit bahwa perlu konsolidasi strategis agar segala visi besar harus dilakukan juga langkah2 yang besar, terencana, sistemik, kongkrit, konsisten dan berjangka panjang.

Himapindo yakin jika Mahasiswa Indonesia mampu Menjadi Pengusaha sebelum Sarjana maka akan mampu pula membangun peradaban ekonomi Indonesia yang berdaulat dan mensejahterakan.

Himapindo !
Mandiri…
Sinergi…
Mengabdi…