Kisah

Mata memandang di keramaian kota. Tapi hati masih dengan kesunyian. Kesunyian adalah hal yang abadi karena bisa memandang diri secara hakiki.

Teringat sebuah ucapan tentang sama-sama berjuang. Namun sekarang sama-sama diam. Entah diam-diam berjuang ataupun berjuang melupakan kenyataan.

Hal yang paling sulit adalah menerima kenyataan yang pahit. Berantai janji dan harapan berbicara mimpi masa depan. Jika sama saling mewujudkan tentu akan menjadi realita. Bukan sekedar menjadi romansa ataupun problematika tentang kita.

Bertukar argumentasi dengan teori dan implementasi. Terkadang ada saat-saat rindu atas kehangatanmu. Seperti mentari pagi yang mulai menunjukkan kehangatanya saat ini. Akupun menghirup udara pagi di kota ini. Pikiran menarik ke latar belakang tentang kisah. Aku berkat, “Bolehkah Aku bilang rindu?”.

Stasiun PALMERAH
25-09-2019