Ingin Bertemu Bupati, Puluhan Mahasiswa Digebukin Oknum Satpol PP

Jajaran kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) membubarkan aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa yang dilakukan di Pemda Kabupaten Bekasi, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kamis, (15/08), siang.

Sekitar pukul 12.30 WIB saat puluhan mahasiswa menyampaikan orasinya secara bergantian:
Jika bupati tidak mampu mengemban tanggung jawab menjadi orang nomor satu di daerah Kabupaten Bekasi lebih baik mundur saja dari jabatannya. Karena masyarakat Kabupaten Bekasi membutuhkan sosok pemimpin yang bisa bekerja cerdas dan tuntas agar semua persoalan di kabupaten bekasi segera terselesaikan. Untuk itu kami mendesak kepada bupati:

  1. Mendesak Pemkab Bekasi agar membentuk Konsultan Amdal sesuai amanah UU 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
  2. Mendesak Pemkab Bekasi agar membuat Balai Latihan Kerja di 23 kecamatan.
  3. Mendesak Pemkab Bekasi agar membangun Folder air ditiap desa terdampak kekeringan.
  4. Mendesak Pemkab Bekasi agar membuat Perbup yang mengatur jam operasional truk.
  5. Mendesak Pemkab Bekasi agar membuat Program Beasiswa untuk mahasiswa dari alokasi APBD Dispora.
  6. Mendesak Pemkab agar membangun alun-alun dan/atau land mark Kabupaten Bekasi.
  7. Mendesak Pemkab agar mengisi ke kosongan SKPD agar pelayanan publik lebih optimal.

Tiba-tiba terjadi dorong mendorong dan anggota kepolisian langsung merampas atribut demonstran sambil menggunakan tongkat untuk memukul. Imbasnya salah seorang mahasiswa terkena tendangan dibagian perutnya.

“Saya tidak terima atribut bendera merah putih yang merupakan simbol negara kita direbut pada saat mencoba masuk gerbang”. Ungkap salah seorang mahasiswa yang jadi korban pemukulan.

Padahal kami datang secara baik-baik, untuk menyampaikan aspirasi, Jelasnya.

Sempat terjadi perdebatan antara kepolisian dan mahasiswa yang tidak terima aksinya dibubarkan secara paksa.

Share this...
Share on Facebook
Facebook
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Print this page
Print