Sepekan Teronggok Membusuk: Kemana Sampah Kami Buang?

Author: Share:

Cikarang, publik jurnalistik.org – Dampak sampah memberikan dampak buruk bagi masyarakat. Diantaranya yaitu: 1) Dampak bagi kesehatan, 2) Dampak bagi lingkungan dan 3) Dampak bagi sosial dan ekonomi. Tentu hal yang mendasar ini menyebabkan warga Burangkeng, Setu, Bekasi, Jawa Barat, menutup TPA. Sejak Senin, 4/3 kemarin. Karena mereka merasakan langsung dampaknya.

Menurut KBBI, sampah merupakan barang atau benda yang terbuang karena tidak terpakai lagi. Material sisa yang dibuang sebagai hasil dari produksi. Baik produksi industri maupun rumah tangga dan yang lainnya. Material tersebut berasal dari hewan, tumbuhan dan manusia. Jenis sampah sendiri berupa padat, cair dan gas. Ironis memang karena sesuatu yang terbuang sebab habis dari kebermanfaatannya. Apakah sesuatu yang terbuang tidak bisa menjadi sesuatu yang bernilai. Tentu hal yang tidak mungkin bisa menjadi mungkin atas kehendakNya. Karena seperti yang telah diketahui bersama. Aset terbesar manusia adalah akalnya.

“Sehubungan dengan ditutupnya TPA sampai hari ini otomatis pelayanan pengangkutan sampah tidak bisa berjalan ke tempat bapak/ibu”. Isi pesan whatsapp yang beredar bagi Ketua RT/ RW dan warga perumahan.

Masih menurut pesan whatsapp yang beredar tersebut, “Terakhir rapat terkait hal ini (11/03/19) pihak pemerintah daerah dan perwakilan warga dengan jumlah 17 tim belum ada kesepakatan antara kedua belah pihak.

Hasil rapat yang berisikan usulan dari warga Burangkeng sudah diserahkan ke pak Plt Bupati Bekasi. Sampai sore ini masih menunggu proses. Untuk itu seluruh warga di mohon memakluminya. Jelasnya isi pesan whatsapp yang beredar .

Share this...
Print this page
Print
Previous Article

Kota Industri Masih Menjadi Magnet Pencari Kerja di Era Inovasi Disruptif

Next Article

Forum Desa Siaga Adakan Rapat di Puskesmas Mekarmukti

Lihat Berita Yang Lain