Selamat Dari Tsunami Banten, Ibu Rohmawati Kehilangan 2 Buah Hatinya

Author: Share:

Ibu Rohmawati (29), satu dari ratusan orang yang menjadi korban tsunami Banten, Sabtu (22/12/180 malam, ia adalah salah seorang tenaga pengajar di SMPN 1 Sumur, dan pengajar di Madrasah Ibtidaiyah Cigeulislis, Pandeglang, Banten. Al hamdulillah ibu Rohmawati beserta suaminya selamat dari terjangan Ombak Tsunami di pantai Kec. Sumur, namun dua anaknya Azrul (3,5) dan Kayla (20 hari), ditemukan pada Minggu (23/12/18) pukul 07.00 WIB, dalam kondisi sudah meninggal.

Menurut informasi dari Ibu Rohmawati, pada saat kejadian pukul 21. 45, disaat 2 anaknya sudah tidur, sedangkan Ibu Rohmawati dan suaminya sedang menonton TV, tiba-tiba terdengar suara gemuruh ombak dari luar, lalu ibu Rohmawati membuka pintu belakang, dan saat itu juga ombak langsung mengahatamnya, langsung terpental, dua anak tepisah, sedangkan ibu Rohmawati sempat pegangan ke pohon, sampai air surut, sampai ditemukan oleh warga dalam kondisi lemah.

Ibu rohmawati beserta keluaraga, lahir dan tinggal di desa Cigeulis, Kec. Cigeulis, Pandeglang, namun sudah hampir 1 tahun pindah rumah ke kec. Sumur, Pandeglang, Banten dengan jarak rumah ke pantai kisaran 300 meter.

“Daerah korban tsunami Tanjunglesung, Dan tepatnya di Kp. Cigeulis Desa Cigeulis, Kec. Cigeulis , salah satu tempat pengungsian kurban Sunami, karena daerahnya perbukitan, persis depan rumah ibu saya, dan belum mendapatkan bantuan,” tegas Hafidz, satu dari sekian banyak warga Banten yang terkena dampak tsunami.

 

Diceritakan oleh : Hafidz Faidilah

Bagi anda yang ingin mengulurkan bantuan, silahkan melalui lembaga terpercaya Forum Komunikasi Mushola Masjid Cikarang (Forkammi).

Share this...
Share on Facebook
Facebook
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Print this page
Print
Previous Article

PKMB Sinergi Dengan KRN Bekasi Dalam Indonesia Mendongeng

Next Article

27 Pesilat Cikarang Sabet 10 Emas 16 Perak di Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Kota Bekasi

Lihat Berita Yang Lain