Menu Click to open Menus
Home » Berita » Diduga Dapt Tekanan, Apaarat Tak Berikan Ijin Deklarasi Prabowo-Sandi Bekasi

Diduga Dapt Tekanan, Apaarat Tak Berikan Ijin Deklarasi Prabowo-Sandi Bekasi

(215 Views) September 17, 2018 8:46 pm | Published by | No comment

Bekasi, publikjurnalistik.org – Acara deklarasi dukungan kepada Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Sandiaga Uno yang bertajuk  ‘Deklarasi Gagak ( gagah-ganteng-keren ), yang rencananya dilaksanakan di Lapangan Bola Desa Sriamur ,Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada Minggu (16/9/2018) “dipaksa” dipindahkan ke rumah ketua umum JAJAKA (jawara jaga kampung) HK. Damin Sada.

Dalam rilis yang diterima, pemindahan tersebut diambil setelah melihat situasi yang kurang kondusif karena kedatangan aparat yang dinilai oleh Bang Damin ( Sapaan Damin Sada ) bukan untuk mengamankan kegiatan tetapi untuk membubarkan, pemindahan juga tidak mau ada benturan antara polisi dengan masarakat.

“Kalau kita berbenturan dengan polisi kita menang yaa kalah…,kalah yaa apalagi,” imbuh bang damin yang disambut dengan petikan takbir oleh ratusan orang. Ini deklarasi damai, Gagak ini gambaran dari Prabowo-Sandi yang gagah ganteng keren. Deklarasi ini sama seperti dengan deklarasi Jokowi 2 periode. Engga perlu ditakutkan apalagi ada water canon, gas air mata. Sayang sayang itu kalau dipakai. Itu kan beli pakai duit rakyat itu,” tandasnya. “Alhamdulillah deklarasi tetap berjalan. Yang penting deklarasi bukan ribut-ribut,” kata Damin Sada yang juga merupakan ketua Jawara Jaga Kampung (Jajaka).

Sang Alang ( pencipta lagu #2019gantipresiden ) : “POLANYA SAMA SEPERTI YANG SUDAH-SUDAH”.

Menanggapi apa yang terjadi dalam dekralasi Prbawo – Sandi di bekasi, sang alang saat dihubungi melalui telephone mengatakan, bahwa yang terjadi di bekasi bukanlah yang pertama. seperti yang kita ketahui hal tersebut juga terjadi ditempat lain.

“Kita dipertontotkan bagaimana ada masarakat yang menyuarakan keinginanya yang dilindungin oleh konstitusi justru dipersesikusi, difitnah dengan tuduhan makar, PKI dan lain sebagainya,” katanya. Sang Alang juga mengatakan, bahwa kejadian-kejadian seperti ini justru akan menurun citra dari presiden jokowi sendiri yang dalam berbagai steatmennya rindu didemo, sangat demokrasi.

Apakah pak jokowi “pura-pura tidak mendengar”, “pura-pura tidak melihat prilaku pendukungnya” yang tidak menjunjung nilai-nilai demokrasi tambah sang alang yang belum lama ini meliris lagu terbarunya yang berjudul sebenarnya kau siapa? . Lagu yang terinspirasi dari kenyataan tersebut mengambarkan bahwa ada kelompok atau orang yang mengakui paling demokrasi namun justru tidak demokrasi.

Sementara Kapolres Metro Bekasi Kombes Candra Suka Kumara mengungkapkan sebanyak 500 personil dikerahkan untuk berjaga dan membubarkan kegiatan deklarasi itu.

Pembubaran massa dilakukan karena tidak adanya pemberitahuan penyelenggara kepada pihak kepolisian. Selain itu juga, ada sejumlah penolakan warga akan adanya kegiatan deklarasi tersebut. seperti yang dikutip dari wartakota.tribunnews

Menurut sumber lain, sebelumnya Bang Damin Sada mengatakan bahwa kegiatan deklarasi telah diberitahukan kepada pihak polres .

Share this...
Print this page
Print
Categorised in:

Comment Closed: Diduga Dapt Tekanan, Apaarat Tak Berikan Ijin Deklarasi Prabowo-Sandi Bekasi

Sorry, comment are closed for this post.