Satuan Polisi Pamong Praja Meminta Maaf Kepada Mahasiswa Atas Insiden HUT Kabupaten Bekasi ke-68

Author: Share:

Selasa, 04/09/18. Pukul 09.00 pagi tadi kami kedatangan tamu dari pihak Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bekasi. Base Camp yang terletak di depan SMAN 2 Cikarang Pusat itu didatangi oleh 5 orang Satpol PP. Mereka meminta klarifikasi terkait adanya dugaan adu domba dari pihak Mahasiswa Pelita Bangsa yang mengatakan bahwa Satuan Polisi Pamong Praja ditentang oleh Mahasiswa Pelita Bangsa. Pada kejadian demonstrasi Mahasiswa HUT Kabupaten Bekasi ke-68, salah seorang Satpol PP terjepit kakinya karena menahan pagar batas Pemda yang disebabkan aksi saling dorong antara Mahasiswa dan Satpol PP. Akibatnya seorang Satpol PP terjepit kakinya, sambil bersumpah serapah. 15/08/2018 lalu. Menurut, Jaelani Nursekha.

Dengan adanya pemberitaan miring tersebut, lima orang anggota Satuan Polisi Pamong Praja beri’tikad baik menemui kami di Base Camp. Mereka langsung mencari data tempat tinggal kami. Salah satu Mahasiswa Pelita Bangsa yang dia Catat yaitu Jaelani Nurseha ketua BEM STT Pelita Bangsa, saat sudah di kantongi alamat rumahnya. Mereka berinisiatif bertatap muka langsung di Base Camp kami, untuk meminta maafkan atas insiden HUT Kabupaten Bekasi yang ke-68. Tambahnya ketua BEM STT itu.

Kemudian kami pun di ajak untuk bertemu dengan Satpol PP yang kakinya tejepit di pintu gerbang Pemkab Bekasi, menuju rumah dinas Bupati. Diapun meminta maaf secara pribadi atas ucapannya waktu itu yang tidak terkontrol. “Alhamdulillah sekarang sudah sembuh sehingga bisa beraktivitas kembali” Ucap Satpol PP yang kakinya terjepit itu.

Share this...
Print this page
Print
Previous Article

Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia STAI Haji Agus Salim Selenggarakan Masa Penerimaan Anggota Baru III

Next Article

DKM Al Hidayah PT Plastop dan Weener Indonesia Donasikan Belasan Juta Rupiah Untuk Gempa Lombok

Lihat Berita Yang Lain