Menu Click to open Menus
Home » Berita » PMII Kabupaten Bekasi Tolak Revisi UU MD3

PMII Kabupaten Bekasi Tolak Revisi UU MD3

(353 Views) March 7, 2018 8:35 pm | Published by | No comment

Cikarang, publikjurnalistik.org – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bekasi gelar aksi unjuk rasa menolak revisi UU MD3 di Cikarang Pusat Sukamahi depan Gedung DPRD Kab. Bekasi. Rabu (7/3/18).

Kebebasan dalam menyampaikan pendapat yang menjadi simbol demokrasi kini telah mati di tangan DPR. Hal itu ditunjukkan para demonstran dengan membawa sebuah “keranda mayat” dan “pocong-pocongan” dalam aksinya.

Dalam perubahan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah (UU MD3). Ada sejumlah pasal dalam undang-undang itu melanggar konstitusi dan dapat mengkriminalkan masyarakat yang mengkritik DPR. Sejumlah pasal dalam revisi UU MD3 tersebut berpotensi menciptakan penyalahgunaan kekuasaan.

Ada beberapa pasal yang menjadi kontroversi yaitu pasal 73 DPR, pasal 122 dan pasal 245. Diantaranya pasal 245 yang mencantumkan hak imunitas DPR. Bahwa anggota DPR yang bermasalah hukum, tidak bisa langsung di panggil penegak hukum.

“Bukankah setiap warga negara berhak mendapat perlakuan yang sama di hadapan hukum. Hal itu telah diatur dalam UUD 1945 pasal 28 D ayat 1 yang berbunyi “setiap warga negara berhak atas perlakuan yang sama di hadapan hukum”. Ungkap Ahmad Riyan Sadjali (Korlap Aksi PMII Kab. Bekasi).

Dini, Korpri Kab.Bekasi menyampaikan pesan agar DPRD Kab Bekasi menolak revisi MD3 secara keseluruhan, serta menyampaikan secara terbuka melalui pressrealease.

Share this...
Print this page
Print
Categorised in:

No comment for PMII Kabupaten Bekasi Tolak Revisi UU MD3

Leave a Reply