Menu Click to open Menus
Home » Berita » Gara-gara Dua Hal ini, Mahasiswa Pelita Bangsa Gelar Unjuk Rasa

Gara-gara Dua Hal ini, Mahasiswa Pelita Bangsa Gelar Unjuk Rasa

(606 Views) January 18, 2018 10:45 pm | Published by | No comment

Cikarang, Publikjurnalistik – Ratusan mahasiswa Pelita Bangsa melakukan aksi unjuk rasa di kampusnya, Jl Raya Kalimalang, Tegal Danas, Cibatu, Cikarang Selatan, Bekasi. Kamis (18/1/2018).

Aksi unjuk rasa ini buntut dari adanya biaya tambahan administrasi server yang di limpahkan kepada mahasiswa sebesar Rp. 5.000, dan adanya politisasi di dalam kampus beberapa hari lalu dengan adanya kampanye terselubung Muhaimin, Mantan Menteri tenaga kerja dan transmigran, dengan membawa embel-embel Calon Wakil Presiden 2019.

Menurut kordinator lapangan Syahrul Rohimudin, pihaknya menuntut agar dihapusnya biaya administrasi server, karena itu sudah merupakan fasilitas yang harus disediakan kampus untuk mahasiswa.

“Kami menuntut agar biaya server segera di hapuskan, kerena itu semua sudah menjadi bagian yang harus disediakan kampus untuk mahasiswa, sebagai haknya atas kewajiban membayar iuran-iuran di kampus,” tutur Qiting sapaan akrabnya kepada media.

Lanjutnya, dia sangat menyayangkan setiap kebijakan kampus yang menyangkut hajat hidup Mahasiswa, tapi tidak pernah melibatkan Organisasi Mahasiswa Intra Kampus, seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan lainnya sebagai kepanjangtanganan mahasiswa.

“Kami sangat menyayangkan kepada sikap mereka (yayasan-red) selama ini, tidak pernah melibatkan organisasi intra kampus  sebagai refresentatif mahasiswa, dalam mengambil kebijakan yang menyangkut hajat hidup mahasiswa,” lanjutnya.

Di samping itu, dirinya menyesalkan adanya kegiatan mengaji nusantara beberapa hari lalu, yang dihadiri oleh Muhaimin Mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigran (Menakertrans), dengan membawa embel-embel kampanye politik sebagai calon wakil Presiden RI 2019, padahal tindakan tersebut dikatakannya melanggar SK DIKTI Nomor 26 tahun 2002, yang menyebutkan bahwa adanya larangan kegiatan politik tertentu dalam lingkungan kampus.

“Kampus ini tempat suci para cendikia menimba ilmu, janganlah dikotori dengan agenda agent-agent politikus yang memiliki kepentingan politik tertentu. Aturan UU pendidikan Tinggi dan SK dikti sudah jelas. Ini jelas sebagai bentuk distorsi kampus terhadap bangsa dan Negara, pihak Yayasan harus meminta maaf serta mengklarifikasi sebagaimana mestinya,” terangnya.

Tags:
Categorised in: ,

No comment for Gara-gara Dua Hal ini, Mahasiswa Pelita Bangsa Gelar Unjuk Rasa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *