Menu Click to open Menus
Home » Berita » AM Fatwa, Aktivis Pergerakan Islam Tutup Usia

AM Fatwa, Aktivis Pergerakan Islam Tutup Usia

(274 Views) December 14, 2017 10:38 am | Published by | No comment

Inalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang ke rahmatullah Bapak Dr. AM Fatwa, Kamis (14/12/17), pukul 06.17 WIB, di RS MMC. Mohon keikhlasannya dan maafnya atas segala dosa dan salahnya.

Demikian pesan yang masuk ke redaksi, Kamis (14/12/17) pagi ini, bertanda dari putri AM Fatwa, Dian Islamiati Fatwa.

Alamat rumah duka: Jl. Condet Pejaten, Komplek Bappenas, Pejaten Barat, Pasar Minggu (Belakang Republika).

Andi Mappetahang Fatwa atau A.M. Fatwa (lahir di Bone, Sulawesi Selatan, 12 Februari 1939; umur 78 tahun) adalah seorang aktivis Pergerakan Islam yang sangat ditakuti pemerintahan orde baru maupun orde lama.

AM Fatwa telah menjadi ikon perlawanan dan sikap kritis terhadap rezim otoriter Orde Lama dan Orde Baru. Itulah sebabnya sejak muda ia sudah mengalami teror dan tindak kekerasan yang dilakukan oleh intel-intel kedua rezim otoriter tersebut, hingga keluar masuk rumah sakit dan penjara. Terakhir ia dihukum penjara 18 tahun (dijalani efektif 9 tahun lalu dapat amnesti) dari tuntutan seumur hidup, karena kasus Lembaran Putih Peristiwa Tanjung Priok 12 September 1984 dan khutbah-khutbah politiknya yang kritis terhadap Orde Baru. Jika diakumulasi, ia menghabiskan waktu selama 12 tahun di balik jeruji besi. Atas segala penyiksaan yang dialami, ia merupakan satu-satunya warga negara yang pernah menuntut Pangkobkamtib di pengadilan.

Meski berstatus narapidana bebas bersyarat (1993-1999) dan menjadi staf khusus Menteri Agama Tarmizi Taher dan Quraish Shihab, mantan Sekretaris Kelompok Kerja Petisi 50 itu bersama Amien Rais menggulirkan gerakan reformasi, hingga Presiden Soeharto mengundurkan diri pada tanggal 21 Mei 1998.

Karier politiknya pasca Soeharto tumbang, ia salurkan dengan mendirikan PAN bersama Amien Rais. Pada tahun 1999-2004, ia menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI Bidang Kesejahteraan Rakyat. Pada 2004-2009, ia menjabat sebagai Wakil ketua MPR RI. Pada pemilu 2009, AM Fatwa tak lagi di PAN dan beralih menjadi calon anggota DPD RI dari Provinsi DKI Jakarta. Sejak tahun 2009 hingga saat inilah, selama 2 periode AM Fatwa duduk di Senayan sebagai anggota DPD RI.

Dari buah pikirannya telah lahir tidak kurang dari 24 buku, yaitu: Dulu Demi Reformasi, Kini Demi Pembangunan (1985), Demi Sebuah Rezim, Demokrasi dan Keyakinan Beragama Diadili (1986, 2000), Saya Menghayati dan Mengamalkan pancasila Justru Saya Seorang Muslim (1994), Islam dan Negara (1955), Menggugat dari Balik Penjara (1999), Dari Mimbar ke Penjara (1999), Satu Islam Multipartai (2000), Demokrasi Teistis (2001), Otonomi Daerah dan Demokratisasi Bangsa (2003), PAN Mengangkat Harkat dan Martabat Bangsa (2003), Dari Cipinang ke Senayan (2003), Catatan dari Senayan (2004), Problem Kemiskinan, Zakat sebagai Solusi Alternatif (bersama Djamal Doa dan Aries Mufti, 2004), PAN Menyongsong Era Baru, Keharusan Reorientasi (2005), Pengadilan Ad Hoc HAM Tanjung Priok: Pengungkapan Kebenaran untuk Rekonsiliasi Nasional (2005), Menghadirkan Moderatisme Melawan Terorisme (2006-2007), Satu Dasawarsa Reformasi Antara Harapan dan Kenyataan (2008), Grand Design Penguatan DPD RI: Potret Konstitusi Pasca Amendemen UUD 1945 (2009), Pendidikan Politik Bernegara dengan Landasan Moral dan Etika (2009). Pancasila Karya Bersama Milik Bangsa Bukan Hak Paten Suatu Golongan (2010). Transisi Demokrasi di Atas Hamparan Korupsi: Buah Pikir Reflektif Atas Carut Marut Reformasi (2013). Meretas Jalan Membentuk Karakter (2013).

Atas kreatifitas dan produktifitasnya menulis buku, Museum Rekor Indonesia (MURI) memberinya penghargaan sebagai anggota parlemen paling produktif menulis buku, selain penghargaan atas pledoi terpanjang yang ditulisnya di penjara masa Orde Baru. Atas pemikiran dan pengabdiannya pada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan luar sekolah, AM Fatwa dianugerahi gelar Doktor Honoris Causa oleh Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada 16 Juni 2009.

sumber : bekasimedia

Share this...
Print this page
Print
Tags: , , , , ,
Categorised in:

No comment for AM Fatwa, Aktivis Pergerakan Islam Tutup Usia

Leave a Reply