Menu Click to open Menus
Home » Tulisan Lepas » Kambing Kurban Si Jun

Kambing Kurban Si Jun

(423 Views) September 3, 2017 7:34 am | Published by | No comment

Pagi itu cerah, beberapa orang lelaki berkumpul disebuah rumah di penghujung Bekasi. Rumah yang sederhana, dengan bangunan yang terlihat masih menyisakan pe-er dalam pembangunannya. Disebelah rumah itu ada sebidang lahan kosong, nyaris dipenuhi rerumputan liar yang terlihat bari saja di bersihkan sekedarnya. Dekat tiang listrik dilahan kosong itu, terdapat lubang yang baru digali. Tak dalam, tak sampai setengah meter, dengan tepi yang tidak beraturan.
Di tiang listrik dekat lubang, seekor sapi terikat. Tahulah kiranya, hari ini akan dilakukan penyembelihan hewan kurban oleh beberapa kader partai politik Islam. Seekor sapi, dan seekor kambing. Semua sudah bersiap, sang sapi direbahkan dengan posisi leher ditepi lubang. Allahu Akbar, sang sapi “syahid” menemui takdirnya.

Tak lama, seorang anak turun dari boncengan sepeda motor. Anak itu bertubuh kurus, usianya 10 tahun, kelas 5 sekolah dasar. Yang menarik, bocah itu menggendong domba yang ukurannya tak terlalu besar. Yang langsung ia buka ikatannya. Cukup lihai bila mengingat bocah itu bukanlah seorang yang terbiasa penggembala.

Namanya Juniar Arif. Biasa dipanggil Jun. Dan kambing si Jun inilah yang menggenapkan jumlah kambing yang akan di sembelih hari ini.

Umairah, Ibu si Jun bercerita tentang kambing imut yang dengan bangga di serahkan Jun kepada sang penjagal.

” Jun punya uang sendiri,Bu. Uang hasil salam tempel dari saudara-saudara ketika lebaran bulan Mei lalu. Uang yang sudah mencapai jumlah 850rb itu, sedianya akan dia belikan sepeda. Tetapi saat Idul Adha tiba, Jun memutuskan untuk menukarnya dengan seekor domba yang dia beli sendiri ke pedagang hewan kurban”. Ucap sang bunda bangga.

Ahh, Jun, disaat kebanyakan orang mendadak merasa jadi tak mampu disaat idul kurban tiba, tapi kamu telah memberi sebuah peringatan dan pelajaran yang luar biasa yang menampar keegoan orang-orang yang mengaku mereka telah dewasa. Padahal mereka tak mampu mengambil keputusan berdasarkan hati nurani dan keimanan. Berkurban sejatinya adalah wujud ketakwaan seorang hamba, bukti cinta kepada Allah azza wajalla. Dan bocah kecil bernama Jun adalah bukti bahwa hanya jiwa bersih dan terjaga fitrahnya, akan menjadi pembela orang tua yang telah mendidik dan mengasuhnya, aset dunia hingga nirwana.

Barakallah Jun, semoga Allah segera mengganti domba mu dengan sepeda baru yang kau idam-idamkan itu melalui cara yang Dia pilihkan untukmu.

#maks

Share this...
Print this page
Print
Categorised in:

No comment for Kambing Kurban Si Jun

Leave a Reply